LAMPUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lampung Selatan mencapai angka 5,71 persen. Capaian ini menunjukkan tren positif bagi perkembangan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut. Oleh karena itu, pemerintah daerah merasa optimis terhadap percepatan pembangunan ekonomi di masa mendatang.
Sektor pertanian dan industri pengolahan menjadi motor utama dalam mendorong angka pertumbuhan ini. Selain itu, aktivitas perdagangan di pasar-pasar lokal juga menunjukkan geliat yang sangat signifikan. Pemerintah terus berupaya menjaga iklim investasi agar para pelaku usaha merasa nyaman mengembangkan bisnis mereka.
Sektor Pendorong Utama Pertumbuhan
Meskipun kondisi ekonomi global masih tidak menentu, namun Lampung Selatan mampu menjaga stabilitas domestiknya. Sektor pariwisata juga mulai memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap pendapatan asli daerah. Jadi, keberagaman sektor ekonomi menjadi kunci utama bagi ketahanan finansial kabupaten ini.
Selanjutnya, pemerintah berencana memperluas akses infrastruktur menuju pusat-pusat produksi warga. Hal ini bertujuan agar biaya distribusi barang dapat menjadi lebih murah dan kompetitif. Namun, keterlibatan aktif para pelaku UMKM tetap menjadi pilar yang paling krusial dalam struktur ekonomi daerah.
[BACA JUGA:Bulog Lampung Serap Gabah Saat Ramadan
![]()
Harapan untuk Kesejahteraan Masyarakat
Oleh sebab itu, bupati meminta seluruh jajaran dinas terkait untuk terus melakukan pendampingan kepada masyarakat. Beliau ingin memastikan bahwa angka pertumbuhan 5,71 persen ini benar-benar terasa dampaknya oleh warga kecil. Sehingga, kesenjangan ekonomi di wilayah pedesaan dapat berkurang secara bertahap.
Sebagai penutup, pemerintah daerah akan terus memantau pergerakan harga kebutuhan pokok agar inflasi tetap terkendali. Mereka yakin bahwa kerja sama yang solid akan membawa Lampung Selatan menjadi daerah yang lebih maju. Akhirnya, keberhasilan ini menjadi modal berharga bagi rencana pembangunan jangka menengah daerah ke depan.






