BANDAR LAMPUNG – Kantor Wilayah Bulog Lampung berkomitmen untuk terus menyerap hasil panen gabah petani lokal meskipun di tengah bulan suci Ramadan. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP) serta menjaga kestabilan harga di tingkat produsen. Oleh karena itu, tim satuan tugas penyerapan tetap turun ke lapangan guna memastikan gabah petani terserap dengan harga yang layak.
Pihak Bulog menilai bahwa masa panen raya di beberapa kabupaten menjadi momentum penting untuk mengisi gudang secara maksimal. Hasilnya, ketersediaan pangan di Provinsi Lampung dipastikan berada dalam kondisi yang sangat aman hingga beberapa bulan ke depan.
Optimalisasi Gudang dan Kualitas Gabah
Pimpinan Bulog Lampung menekankan bahwa proses pengadaan gabah tetap mengacu pada standar kualitas yang telah pemerintah tetapkan. Selain itu, petugas di gudang-gudang penyimpanan siaga penuh untuk menerima kiriman hasil panen dari para mitra tani. Dengan demikian, tidak ada alasan bagi harga gabah untuk anjlok di bawah harga pembelian pemerintah (HPP) saat musim panen tiba.
Baca Juga:PPPA Bandar Lampung Soroti Game Online
Para petani di wilayah Lampung Tengah dan Lampung Timur mulai merasakan dampak positif dari kehadiran tim penyerap Bulog di lapangan. Oleh sebab itu, koordinasi dengan dinas pertanian setempat terus ditingkatkan guna memetakan wilayah yang sedang memasuki masa panen. Langkah proaktif ini membuktikan komitmen Bulog dalam memberikan perlindungan ekonomi bagi para pahlawan pangan daerah.
“Kami ingin memastikan petani tetap mendapatkan keuntungan yang adil dari hasil kerja keras mereka selama ini. Sebab, kesejahteraan petani merupakan kunci utama bagi terciptanya ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan,” ujar perwakilan Bulog Lampung.
Harapan bagi Stabilitas Harga Pasar
Pada akhirnya, penyerapan gabah yang masif akan berdampak langsung pada terkendalinya harga beras di pasar-pasar tradisional. Hasilnya, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri tanpa rasa khawatir akan kenaikan harga pangan yang tinggi. Pada akhirnya, sinergi antara Bulog dan petani lokal akan mewujudkan kedaulatan pangan yang tangguh di Bumi Ruwa Jurai.
Bulog mengajak para mitra tani untuk terus menjalin kerja sama dalam distribusi hasil panen secara transparan dan efisien. Sebab, rantai pasok yang pendek akan memberikan keuntungan maksimal bagi petani sekaligus menjaga daya beli konsumen di tingkat hilir.






