BANDAR LAMPUNG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Bandar Lampung memberikan perhatian serius terhadap meningkatnya kecanduan game online di kalangan anak-anak. Fenomena ini memicu kekhawatiran karena dapat memengaruhi kesehatan mental serta mengganggu konsentrasi belajar para siswa di sekolah. Oleh karena itu, Dinas PPPA mengimbau para orang tua untuk lebih memperketat pengawasan terhadap durasi penggunaan gawai (gadget) pada anak setiap harinya.
Pihak dinas menilai bahwa paparan konten kekerasan dalam beberapa jenis permainan dapat memicu perilaku agresif pada anak. Hasilnya, kolaborasi antara pihak sekolah dan keluarga menjadi kunci utama dalam membatasi akses terhadap aplikasi yang tidak sesuai dengan usia mereka.
Peran Keluarga dan Edukasi Digital
Kepala Dinas PPPA Bandar Lampung menekankan bahwa pengawasan orang tua bukan berarti melarang total penggunaan teknologi, melainkan memberikan bimbingan yang tepat. Selain itu, pihaknya akan menggelar sosialisasi mengenai literasi digital agar anak-anak memahami batasan antara hiburan dan kewajiban belajar. Dengan demikian, potensi penyimpangan perilaku akibat pengaruh buruk dunia maya dapat terminimalisir sejak dini melalui pendekatan persuasif di lingkungan rumah.
Baca Juga:Polisi Amankan Pasar Murah Ramadan Lampung
Tim pendampingan psikologis dari Dinas PPPA siap memberikan konseling bagi anak-anak yang terindikasi mengalami kecanduan akut terhadap permainan daring. Oleh sebab itu, koordinasi dengan dinas pendidikan serta komunitas peduli anak menjadi langkah strategis pemerintah kota dalam menjaga tumbuh kembang generasi muda. Langkah ini membuktikan komitmen Bandar Lampung dalam mewujudkan kota yang ramah anak dan bebas dari ancaman eksploitasi digital.
“Kami ingin memastikan anak-anak kita tumbuh dalam lingkungan yang sehat secara mental dan sosial. Sebab, masa depan mereka sangat bergantung pada bagaimana kita membentengi mereka dari pengaruh buruk teknologi saat ini,” ujar perwakilan Dinas PPPA Bandar Lampung.
Harapan bagi Kualitas Generasi Muda
Pada akhirnya, kesadaran kolektif mengenai bahaya kecanduan game online akan menciptakan pola asuh yang lebih berkualitas bagi warga Bandar Lampung. Hasilnya, anak-anak akan kembali aktif berinteraksi secara fisik dan mengeksplorasi potensi diri mereka di dunia nyata. Pada akhirnya, sinergi antara kebijakan pemerintah dan peran aktif orang tua akan melahirkan generasi emas yang tangguh serta kompetitif.
Dinas PPPA mengajak masyarakat untuk segera berkonsultasi jika menemukan perubahan perilaku yang drastis pada anak akibat penggunaan ponsel berlebihan. Sebab, deteksi dini merupakan solusi terbaik untuk mencegah dampak psikologis jangka panjang yang merugikan masa depan anak.






